Jl. KH. Ahmad Dahlan 10 Telp.(0286)321532 Wonosobo 56311
Count per Day
  • 23229Total reads:
  • 69Reads today:
  • 90Reads yesterday:
  • 622Reads last week:
  • 1579Reads per month:
  • 18622Total visitors:
  • 59Visitors today:
  • 75Visitors yesterday:
  • 495Visitors last week:
  • 1290Visitors per month:
  • 62Visitors per day:
  • 0Visitors currently online:
  • September 21, 2013Counter starts on:

Format Surat Di Sekolah

Berisi form-form surat untuk kepentingan kegiatan sekolah

ISO 9001:2008 Untuk SMA Muhammadiyah Wonosobo

ISO 9001:2008 merupakan standar internasional di bidang Sistem Manajemen Mutu yang direvisi pada tahun 2008. Dengan menerapkan standart ISO 9001 maka suatu sekolah diharapkan memiliki konsistensi di dalam mengelola sekolah sesuai dengan peraturan yang berlaku, visi dan misi sekolah serta program – program sekolah yang telah dicanangkan dan disebar luaskan kepada masyarakat.  Disamping itu diharapkan ada suatu proses penyempurnaan berkelanjutan terhadap kinerja sekolah sehingga kualitas dan out put sekolah sebagai sebuah institusi pendidikan selalu menjadi lebih baik dan sempurna dari waktu ke waktu.

Tim ISO

Tim ISO

Suatu sekolah yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain yang independen) ISO tersebut, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/jasa yang dihasilkannya. ISO 9001:2008 telah mendapat pengakuan dari banyak negara di dunia seperti: semua negara Uni Eropa, Amerika, Jepang, Australia, ASEAN, dan lebih 100 negara. Sistem Manajemen ini digunakan untuk mengarahkan dan mengontrol organisasi berkaitan dengan mutu agar (1). sesuai dengan persyaratan. (2). sesuai dengan pemakaian. (3). pelanggan puas.

Secara garis besar ISO 9001:2008 menekankan bahwa setiap proses senantiasa dilakukan mulai dari perencanaan  yang  matang,  implementasi  yang  terukur  dengan  jelas,  dilakukan evaluasi  dan  analisis  data  yang  akurat  serta  tindakan  perbaikan  yang  sesuai  dan monitoring pelaksanaannya agar benar-benar bisa menuntaskan masalah yang terjadi di organisasi/sekolah.

Sekolah yang ingin menerapkan ISO 9001:2008 perlu menyiapkan dokumen-dokumen yang diwajibkan oleh Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, diantaranya:

A. PROSEDUR KERJA
1. Prosedur Pengendalian Dokumen
2. Prosedur Pengendalian Rekaman Mutu
3. Prosedur Pengendalian Produk Yang Tidak Sesuai
4. Prosedur Untuk Audit Internal
5. Prosedur Tindakan Perbaikan
6. Prosedur Tindakan Pencegahan
B. CATATAN/REKAMAN MUTU
1. Bukti Pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (Klausul 5.6.1)
2. Bukti pendidikan, pelatihan, kemampuan, dan pengalaman karyawan. (Klausul 6.2.2)
3. Bukti realisasi produk dan jasa telah sesuai dengan persyaratan (pelanggan dan peraturan). (Klausul 7.1d)
4. Bukti bahwa setiap pesanan dari pelanggan telah ditinjau sebelum mnejadi kontrak (Klausul 7.2.2)
5. Input dari desain dan pengembangan produk / jasa. (Klausul 7.3.2)
6. Bukti tinjauan desain dan pengembangan produk / jasa (Klausul 7.3.4)
7. Bukti verifikasi desain dan pengembangan produk / jasa (Klausul 7.3.5)
8. Hasil Validasi desain dan pengembangan produk / jasa (Klausul 7.3.6)
9. Bukti perubahan desain dan pengembangan produk / jasa (Klausul 7.3.7)
10. Bukti evaluasi supplier / rekanan / vendor beserta tindaklanjutnya (Klausul 7.4.1)
11. Bukti proses validasi bagi proses yang hasilnya tidak dapat diukur oleh alat ukur (Klausul 7.5.2d)
12. Identifikasi khas pada produk bila kemamputelusuran memang dipersyaratkan (Klausul 7.5.3)
13. Bukti laporan properti milik pelanggan yang hilang, rusak, atau tidak bisa digunakan (Klausul 7.5.4)
14. Standar yang digunakan untuk kalibrasi atau verifikasi alat ukur bila tidak ada standar nasional atau internasional yang dapat dijadikan acuan.
15. Bukti validasi untuk alat ukur yang ditemukan tidak sesuai dengan persyaratannya (Klausul 7.6)
16. Bukti Kalibrasi dan Verifikasi Alat Ukur (Klausul 7.6)
17. Bukti pelaksanaan audit internal (Klausul 8.2.2)
18. Bukti kesesuaian produk dengan kriteria yang dapat diterima dan bukti bahwa hanya orang yang memiliki otoritas yang dapat merilis produk (Klausul 8.2.4)
19. Bukti pencatatan dan tindaklanjut ketidaksesuaia pada produk (Klausul 8.3)
20. Hasil Tindakan Perbaikan (Klausul 8.5.2)
21. Hasil Tindakan Pencegahan (kalusul 8.5.3)

Hampir selama 1 tahun pembimbingan Tim ISO 9001:2008 SMA Muhammadiyah Wonosobo, alhamdulillah akhirnya pada tanggal 10-11 Oktober 2013 telah di audit eksternal oleh British Standards Institution (BSI) yang berkantor pusat di London. Penyerahan sertifikat ISO Insya Allah akan dilaksanakan pada minggu I Bulan Nopember 2013.

ISO-9001-2008-424 x 600

Banyak manfaat yang sekolah peroleh selama persiapan, pelaksanaan dan implementasi ISO tersebut diantaranya:

1. Sistem pendokumentasian prosedur dan pedoman kerja menjadi rapi (misalnya: persetujuan, penerbitan, distribusi, revisi dan pemusnahan dokumen yang berkaitan dengan kinerja sekolah).
2. Kedisiplinan oleh masing-masing bagian dalam pencatatan dan pelaporan hasil kerja.
3. Sistem penyimpanan yang rapi dan terkodevikasi sehingga mudah dalam mencari / mendapatkannya
4. Semua guru dan karyawan bekerja sesuai prosedur yang telah ditetapkan dalam Prosedur Mutu (PM) maupun Instruksi Kerja (IK) sehingga mengurangi terjadinya kesalahan maupun komplain dari siswa maupun wali murid.
5. Melalui audit internal yang dijalankan rutin setiap 1 semester, memudahkan team work dan komunikasi internal dalam memperbaiki kesenjangan (misscommunication)
6. Meningkatkan kesadaran guru dan karyawan agar berwawasan Mutu dalam memenuhi permintaan pelanggan, baik internal maupun eksternal (siswa, orang tua, pengguna tamatan dsb).
7. Lingkungan kerja yang sejuk, nyaman dan kondusif sehingga guru, karyawan, dan siswa betah untuk berlama-lama di sekolahan.
8. Membantu kepala sekolah memperoleh gambaran permasalahan-permasalahan yang dihadapi di level menengah maupun level bawah.
9. Job deskripsi, tugas, tanggung jawab dan wewenang yang lebih jelas dan tertata rapi.
10. Kejelasan tentang sasaran dan target kinerja yang harus dicapai oleh masing-masing unit kerja maupun personil.
11. Tindak lanjut hasil rapat (waka, guru maupun rapat dengan wali murid) dan program-program perbaikan semakin termonitor dengan baik
12. Meningkatnya citra SMA Muhammadiyah Wonosobo dalam hal mutu layanan pendidikan
13. Siswa dan orang tua akan lebih merasa aman dan terjamin tentang penerapan manajmen lembaga pendidikan.
14. Terbantunnya unit publikasi (Humas) kepada masyarakat
15. Meningkatkan semangat dan moral guru dan karyawan karena adanya kejelasan tugas dan wewenang (Job Description) dan hubungan antar bagian yang terkait sehingga karyawan dapat bekerja dengan efisien dan efektif.
16. Keyakinan dunia usaha / industri yang lebih baik akan kualitas tamatan dan layanan yang lebih baik dibanding dengan lembaga pendidikan lain yang tidak pernah diaudit.

 

Format Laporan Hasil Mengikuti Workshop atau Diklat




Kementerian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan No. 113/PMK.05/2012 tanggal 3 Juli 2012 tentang Perjalanan Dinas Dalam Negeri bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri dan Pegawai Tidak Tetap. Dengan terbitnya peraturan ini maka peraturan-peraturan menteri keuangan dan peraturan di bawahnya yang mengatur tentang perjalanan dinas dalam negeri yang dibiayai APBN dinyatakan TIDAK BERLAKU LAGI.

Terdapat beberapa perubahan yang penting dalam peraturan menteri keuangan tersebut yaitu:

1. Istilah SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) berubah menjadi Surat Perjalanan Dinas (SPD).
2. Perjalanan dinas dalam kota terdiri atas perjalanan dinas yang dilaksanakan lebih dari 8 (delapan) jam; dan yang dilaksanakan sampai dengan 8 (delapan) jam.
3. Perjalanan Dinas Jabatan di dalam Kota yang dilaksanakan sampai dengan 8 (delapan) jam tanpa penerbitan SPD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (6), pembebanan biaya Perjalanan Dinas Jabatan dicantumkan dalam Surat Tugas.
4. Dapat dilakukan untuk menjemput/mengantarkan ke tempat pemakaman jenazah Pejabat Negara/Pegawai Negeri yang meninggal dunia dari Tempat Kedudukan yang terakhir ke Kota tempat pemakaman.
5. Dalam hal Pelaksana SPD tidak menggunakan biaya penginapan, berlaku ketentuan:
a. Pelaksana SPD diberikan biaya penginapan sebesar 30% (tiga puluh persen) dari tarif hotel di Kota Tempat Tujuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai Standar Biaya;
b. Biaya penginapan sebagaimana dimaksud pada huruf a dibayarkan secara lumpsum.

Hampir semua guru maupun karyawan tata usaha mengenal istilah kegiatan workshop, diklat, penataran, seminar maupun simposium yang ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kualitas pegawai. Meskipun kegiatan ini akrab dengan kita, akan tetapi tidak semua guru maupun karyawan telah membuat suatu laporan apabila mereka mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga banyak sekolah yang merasa kesulitan untuk menunjukan bukti hitam di atas putih bahwa nama pegawai yang bersangkutan benar-benar telah mengikuti suatu kegiatan diklat (misalnya). Salah satu kesulitan atau keterbatasannya adalah belum adanya format yang baku untuk menuliskan laporan hasil mengikuti penataran/diklat.

Berdasarkan pengalaman itu, berikut saya berikan contoh format untuk menuliskan hasil mengikuti suatu kegiatan diklat/penataran/workshop.Dimulai dari Surat Perjalanan Dinas (SPD) yang terbaru menurut peraturan menteri keuangan tahun 2012 sampai format untuk menuliskan laporan setelah mengikuti kegiatan. Untuk pengunjung yang berminat untuk menggunakan atau mau memodifikasi sesuai kebutuhan sekolah masing-masing. SILAHKAN DI DOWNLOAD DIBAWAH INI

 

FORM_SURAT PERJALANAN DINAS-2013 YG DIPAKAI

Permenkeuangan No.113 Tahun 2012_Perjalanan Dinas Pegawai

September 2014
M T W T F S S
« Jun    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930