November 2017
M T W T F S S
« Aug    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Arsip Artikel

Berita

Berisi Informasi, berita, pengumuman ataupun hal-hal yang bernuansa informasi

Bali – Muhi My Adventure  2016 merupakan tema dari study tour SMA Muhammadiyah Wonosobo ke pulau Bali kali ini. Study Tour yang rutin selalu dilaksanakan setiap tahunnya ini berlangsung pada tanggal 24 – 28 Desember 2016, bertepatan dengan hari libur sekolah setelah Ujian Akhir Sekolah semester ganjil. Peserta Study Tour ini diikuti oleh siswa kelas XI Bahasa, IPS dan IPA serta melibatkan 8 orang guru sebagai pendamping.

IMG_20161225_163817_HDR

Tanah Lot

Study tour ini bertujuan untuk menambah wawasan tentang adat istiadat, budaya serta kearifan lokal yang terdapat di pulau Bali. Dalam study tour kali ini rombongan mengunjungi beberapa tempat obyek wisata seperti Tanah Lot, Garuda Wisnu Kencana (GWK), rumah adat Bali, Alas Kedaton, Tari Barong, Tanjung Benoa, Kute, Puja Mandala, Bedegul, serta Joger. Selama lima hari study tour berlangsung dengan lancar dan terselenggara dengan baik sesuai yang telah direncanakan oleh pihak sekolah.

IMG_20161226_100643

Tari Barong

IMG_20161226_130527

Pada hari Senin dan Selasa tanggal 19 dan 20 Desember 2015 SMA Muhammadiyah Wonosobo melaksanakan Audit Eksternal ISO 9001:2015. Proses Audit Eksternal ISO tersebut merupakan kali kedua yang diperoleh SMA Muhammadiyah Wonosobo setelah audit eksternal ISO 9001:2008 pada tahun 2013. Kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengevaluasi diri sekolah, menertibkan administrasi sekolah, meningkatkan pelayanan pelanggan dan meningkatkan mutu pendidikan ini berjalan dengan lancar.

Audit Eksternal ISO 9001:2015

Proses Audit Eksternal ISO 9001:2015

Suasana Proses Audit Eksternal ISO 9001:2015

Suasana Proses Audit Eksternal ISO 9001:2015

Kegiatan yang berlangsung di Kampus SMA Muhammadiyah Wonosobo ini diawali dengan meeting yang dihadiri oleh Tim ISO SMA Muhammadiyah Wonosobo, dengan agenda pengecekan klausul wajib ISO dan diakhiri dengan cloosing. Dalam kegiatan cloosing ini disampaikan beberapa masukan dan temuan minor untuk dilengkapi.

Kegiatan ini diikuti oleh semua unsur sekolah khususnya yang terkait dengan 8 standar pendidikan seperti Kepala Sekolah, WMM, Waka Kurikulum, Waka SDM, Waka Kesiswaan dan AIK, Waka Sarpras, Waka Humas, Koordinator Laboratorium dan Tata Usaha. Selain itu turut serta tiga guru yaitu dari guru Fisika: Haning Cahya Sayekti, M.Pd.Si, guru Geografi : Pitoyo Adhitomo, S.IP dan guru Sejarah : Drs. Mundriyanto, M.Pd. sebagai sampel dalam Audit Eksternal tersebut.

Sebagai bentuk kongkrit dari ditunjuknya SMA Muhammadiyah Wonosobo sebagai salah satu sekolah kewirausahaan sesuai dengan Surat Keputusan Dirjen Dikdasmen Nomor SK.2972/D4.2/KU/216, maka tim Program Kerja Wirausaha (PKWU) SMA Muhammadiyah Wonosobo mengadakan acara “Bazar SMA Kewirausahaan”. Acara yang diikuti oleh 48 kelompok dari siswa kelas X sebagai peserta ini berlangsung selama dua hari yakni pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 16 dan 17 Desember 2016 yang bertepatan dengan hari pengambilan raport hasil belajar siswa semester 1 tahun pelajaran 2016/2017.

Bazar SMA Kewirausahaan

Gebyar Kewirausahaan SMA Muhammadiyah Wonosobo

Salah satu stand bazar kewirausahaan

Salah satu stand bazar kewirausahaan

Acara yang melibatkan stakeholder dari dinas pendidikan, kepala sekolah, pembimbing  Ketrampilan Usaha Siswa (KUS) dan wali/orang tua siswa kelas X, XI dan XII. Kegiatan bazar ini digelar di halaman Kampus SMA Muhammadiyah Wonosobo. Selama acara berlangsung para peserta yang berasal dari kelas X ini berusaha menjajakan hasil dari produk yang mereka buat sendiri. Banyak produk yang mereka jajakan habis terjual, baik oleh wali/orang tua siswa maupun dari para tamu undangan dan kakak kelas XI dan XII.

Suasana bazar kewirausahaan

Suasana bazar kewirausahaan

Mengawali tahun pelajaran 2016/2017 seluruh peserta didik mengikuti kegiatan yang secara garis besar bertujuan untuk sekolah, mengenal lingkungan baru, mengenal guru-guru yang baru serta mengenal teman-teman baru. Kegiatan MOPDB kali ini diikuti oleh kurang lebih siswa baru sebanyak 453 siswa.

Siswa Baru

Siswa Baru 2016/2017

Siswa Baru Dilapangan Upacara

Siswa Baru 2016/2017

Pada kegiatan MOPD kali ini yang membedakan dengan tahun sebelumnya antara lain:

  • Pembelajaran Kurikulum 2013 yang selama ini menggunakan Sistem Paket, untuk kelas 10 akan menggunakan pola pembelajaran Sistem Kredit Semester (SKS). Dengan sistem SKS ini siswa diberi kebebasan dalam memilih mata pelajaran yang ditawarkan oleh sekolah untuk mengakomodir keberagaman kecepatan belajar para siswa. Untuk materi selengkapnya seperti berikut ini

Slide1

DOWNLOAD: Materi Pengenalan Kurikulum 

Siswa Baru

Pengenalan Kurikulum

Siswa Baru

Pengenalan Kurikulum

  • Sekolah mulai membuka kelas pesantren yang kali ini baru terisi 17 santri

SMA Muhammadiyah Wonosobo bersama sama dengan 1298 SMA se-Indonesia pada tahun pelajaran 2015/2016 menyelenggarakan Ujian Nasional berbasis komputer atau disingkat UNBK. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Untuk kali ini jumlah peserta UNBK SMA Muh. Wonosobo sebanyak 335 siswa yang dibagi dalam 3 sesi dan 3 laboratorium komputer untuk pelaksanaannya. UNBK dimulai pada tanggal 04 April 2016 selama 6 hari ke depan.

09-Apr-2016-06-55-4103-Apr-2016-14-46-3703-Apr-2016-14-48-0206-Apr-2016-16-36-3006-Apr-2016-16-43-5706-Apr-2016-17-06-1706-Apr-2016-17-08-0006-Apr-2016-17-09-5009-Apr-2016-06-55-4209-Apr-2016-06-55-4309-Apr-2016-06-55-4409-Apr-2016-06-55-4509-Apr-2016-06-55-4609-Apr-2016-06-55-47

 

No Nama Lembaga Pendidikan Website
1. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Jalan Raya Gandul Cinere, Jakarta selatan. www.depkumham.go.id
2. Akademi Kimia Analis Jawa Barat, Jalan Ir H Juanda 7, Bogor. www.aka.ac.id
3. Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, Jalan Timbul 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. www.app-jakarta.ac.id
4. AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi (Sekolah Tinggi Enerji dan Mineral) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) www.akamigas-stem.esdm.go.id
5. AKIP – Akademi Ilmu Permasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Lokasi kuliah di Depok. www.depkumham.go.id atau www.ecpns.kemenkumham.go.id
6. Akmil – Akademi Militer RI. www.akmil.go.id
7. Akpol – Akademi Kepolisian RI. www.penerimaanpolri.go.id
8. Badan Meteorologi Nasional (BMG), Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), Jalan Perhubungan I No 5, Komplek Metro, Pondok Betung, Bintaro, Tangerang. www.amg.ac.id
9. Badan Pusat Statistik (BPS), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jalan Otto Iskandardinata No 64C, Jakarta Timur. www.stis.ac.id
10. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Jalan Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang. www.stan.ac.id
11. MMTC – Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) Lokasi kuliah di Yogyakarta www.mmtc.ac.id
12. Politeknik Kesehatan DEPKES Surabaya, Jalan Pucang Jajar Tengah 56, Surabaya, website www.poltekkesdepkes-sby.ac.id
13. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Jalan Cimandiri 34-38, Bandung. www.lan.go.id
14. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta, Jalan Letjen Suprapto 26, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. www.stmi.ac.id
15. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Jalan Dr Setiabudi 186, Bandung. www.go.stp-bandung.ac.id
16. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug Banten, Jalan Raya PLP Curug, Tangerang. www.stpicurug.ac.id
17. Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Jalan AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan www.stp.dkp.go.id
18. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta, Jalan Tata Bumi 5, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta. www.stpn.ac.id
19. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Jalan Raya Haji Usa, Desa Putat Nutug, Ciseeng, Bogor. www.stsn-nci.ac.id
20. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Jawa Barat, Jalan Jakarta No 31, Bandung www.stttekstil.ac.id
21. Sekolah Tinggi Transportasi Darat Jawa Barat, jalan Raya Setu Km 3,5 Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa barat. www.sttd.wetpaint.com
22. Sekolah Tinggi Kesejahtraan Sosial Jawa Barat, Jalan H Juanda 367, Bandung www.stks.ac.id
23. STIS – di bawah Badan Pusat Statistik (dapat uang saku per bulannya Rp. 850.000), Lokasi kuliah Jakarta www.stis.ac.id
24. STPDN/IPDN – Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kementerian Dalam Negeri RI. www.bkd.prov.go.id
25. STPN – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di bawah Badan Pertanahan Nasional RI. Lokasi kuliah Yogyakarta www.stpn.ac.id

Pada hari Senin, 11 Januari 2016 SMA Muhammadiyah Wonosobo melaksanakan audit eksternal ISO 9001:2008 yang dilakukan oleh BSI. Dalam kegiatan ini yang di audit adalah waka sarpras, waka kesiswaan, waka humas, dll

ISO 9001:2008 merupakan standar internasional di bidang Sistem Manajemen Mutu yang direvisi pada tahun 2008. Dengan menerapkan standart ISO 9001 maka suatu sekolah diharapkan memiliki konsistensi di dalam mengelola sekolah sesuai dengan peraturan yang berlaku, visi dan misi sekolah serta program – program sekolah yang telah dicanangkan dan disebar luaskan kepada masyarakat.  Disamping itu diharapkan ada suatu proses penyempurnaan berkelanjutan terhadap kinerja sekolah sehingga kualitas dan out put sekolah sebagai sebuah institusi pendidikan selalu menjadi lebih baik dan sempurna dari waktu ke waktu.

Suatu sekolah yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain yang independen) ISO tersebut, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/jasa yang dihasilkannya. ISO 9001:2008 telah mendapat pengakuan dari banyak negara di dunia seperti: semua negara Uni Eropa, Amerika, Jepang, Australia, ASEAN, dan lebih 100 negara. Sistem Manajemen ini digunakan untuk mengarahkan dan mengontrol organisasi berkaitan dengan mutu agar (1). sesuai dengan persyaratan. (2). sesuai dengan pemakaian. (3). pelanggan puas.

Secara garis besar ISO 9001:2008 menekankan bahwa setiap proses senantiasa dilakukan mulai dari perencanaan  yang  matang,  implementasi  yang  terukur  dengan  jelas,  dilakukan evaluasi  dan  analisis  data  yang  akurat  serta  tindakan  perbaikan  yang  sesuai  dan monitoring pelaksanaannya agar benar-benar bisa menuntaskan masalah yang terjadi di organisasi/sekolah.

Sekolah yang ingin menerapkan ISO 9001:2008 perlu menyiapkan dokumen-dokumen yang diwajibkan oleh Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, diantaranya:

A. PROSEDUR KERJA
1. Prosedur Pengendalian Dokumen
2. Prosedur Pengendalian Rekaman Mutu
3. Prosedur Pengendalian Produk Yang Tidak Sesuai
4. Prosedur Untuk Audit Internal
5. Prosedur Tindakan Perbaikan
6. Prosedur Tindakan Pencegahan
B. CATATAN/REKAMAN MUTU
1. Bukti Pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (Klausul 5.6.1)
2. Bukti pendidikan, pelatihan, kemampuan, dan pengalaman karyawan. (Klausul 6.2.2)
3. Bukti realisasi produk dan jasa telah sesuai dengan persyaratan (pelanggan dan peraturan). (Klausul 7.1d)
4. Bukti bahwa setiap pesanan dari pelanggan telah ditinjau sebelum mnejadi kontrak (Klausul 7.2.2)
5. Input dari desain dan pengembangan produk / jasa. (Klausul 7.3.2)
6. Bukti tinjauan desain dan pengembangan produk / jasa (Klausul 7.3.4)
7. Bukti verifikasi desain dan pengembangan produk / jasa (Klausul 7.3.5)
8. Hasil Validasi desain dan pengembangan produk / jasa (Klausul 7.3.6)
9. Bukti perubahan desain dan pengembangan produk / jasa (Klausul 7.3.7)
10. Bukti evaluasi supplier / rekanan / vendor beserta tindaklanjutnya (Klausul 7.4.1)
11. Bukti proses validasi bagi proses yang hasilnya tidak dapat diukur oleh alat ukur (Klausul 7.5.2d)
12. Identifikasi khas pada produk bila kemamputelusuran memang dipersyaratkan (Klausul 7.5.3)
13. Bukti laporan properti milik pelanggan yang hilang, rusak, atau tidak bisa digunakan (Klausul 7.5.4)
14. Standar yang digunakan untuk kalibrasi atau verifikasi alat ukur bila tidak ada standar nasional atau internasional yang dapat dijadikan acuan.
15. Bukti validasi untuk alat ukur yang ditemukan tidak sesuai dengan persyaratannya (Klausul 7.6)
16. Bukti Kalibrasi dan Verifikasi Alat Ukur (Klausul 7.6)
17. Bukti pelaksanaan audit internal (Klausul 8.2.2)
18. Bukti kesesuaian produk dengan kriteria yang dapat diterima dan bukti bahwa hanya orang yang memiliki otoritas yang dapat merilis produk (Klausul 8.2.4)
19. Bukti pencatatan dan tindaklanjut ketidaksesuaia pada produk (Klausul 8.3)
20. Hasil Tindakan Perbaikan (Klausul 8.5.2)
21. Hasil Tindakan Pencegahan (kalusul 8.5.3)

Hampir selama 1 tahun pembimbingan ISO 9001:2008, alhamdulillah SMA Muhammadiyah Wonosobo pada tanggal 10-11 Oktober 2013 telah di audit eksternal oleh British Standards Institution (BSI) yang berkantor pusat di London. Penyerahan sertifikat ISO Insya Allah akan dilaksanakan pada minggu I Bulan Nopember 2013. Banyak manfaat yang sekolah peroleh selama persiapan, pelaksanaan dan implementasi ISO tersebut diantaranya:

1. Sistem pendokumentasian prosedur dan pedoman kerja menjadi rapi (misalnya: persetujuan, penerbitan, distribusi, revisi dan pemusnahan dokumen yang berkaitan dengan kinerja sekolah).
2. Kedisiplinan oleh masing-masing bagian dalam pencatatan dan pelaporan hasil kerja.
3. Sistem penyimpanan yang rapi dan terkodevikasi sehingga mudah dalam mencari / mendapatkannya
4. Semua guru dan karyawan bekerja sesuai prosedur yang telah ditetapkan dalam Prosedur Mutu (PM) maupun Instruksi Kerja (IK) sehingga mengurangi terjadinya kesalahan maupun komplain dari siswa maupun wali murid.
5. Melalui audit internal yang dijalankan rutin setiap 1 semester, memudahkan team work dan komunikasi internal dalam memperbaiki kesenjangan (misscommunication)
6. Meningkatkan kesadaran guru dan karyawan agar berwawasan Mutu dalam memenuhi permintaan pelanggan, baik internal maupun eksternal (siswa, orang tua, pengguna tamatan dsb).
7. Lingkungan kerja yang sejuk, nyaman dan kondusif sehingga guru, karyawan, dan siswa betah untuk berlama-lama di sekolahan.
8. Membantu kepala sekolah memperoleh gambaran permasalahan-permasalahan yang dihadapi di level menengah maupun level bawah.
9. Job deskripsi, tugas, tanggung jawab dan wewenang yang lebih jelas dan tertata rapi.
10. Kejelasan tentang sasaran dan target kinerja yang harus dicapai oleh masing-masing unit kerja maupun personil.
11. Tindak lanjut hasil rapat (waka, guru maupun rapat dengan wali murid) dan program-program perbaikan semakin termonitor dengan baik
12. Meningkatnya citra SMA Muhammadiyah Wonosobo dalam hal mutu layanan pendidikan
13. Siswa dan orang tua akan lebih merasa aman dan terjamin tentang penerapan manajmen lembaga pendidikan.
14. Terbantunnya unit publikasi (Humas) kepada masyarakat
15. Meningkatkan semangat dan moral guru dan karyawan karena adanya kejelasan tugas dan wewenang (Job Description) dan hubungan antar bagian yang terkait sehingga karyawan dapat bekerja dengan efisien dan efektif.
16. Keyakinan dunia usaha / industri yang lebih baik akan kualitas tamatan dan layanan yang lebih baik dibanding dengan lembaga pendidikan lain yang tidak pernah diaudit.

2013_ISO-9001-2008_Depan

Persyaratan dan Kompetensi Pendidik Di SMA Muhammadiyah Wonosobo agar diperoleh tenaga pengajar yang memenuhi standar ISO 9001-2008 antara lain:

A. Persyaratan Pendidik:

  1. Memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan, dan diperoleh dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi.
  2. Taat beribadah dan mengamalkan ajaran Islam
  3. Memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip dasar perjuangan Muhammadiyah dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah.
  4. Memiliki kecakapan dan berkemampuan menjalankan tugasnya
  5. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan POLRI setempat
  6. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter
  7. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai guru, baik dari instansi pemerintah maupun instansi swasta.
  8. Lulus seleksi yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Daerah meliputi seleksi administrasi, wawancara, dan tes praktek mengajar.
  9. Pelamar yang lulus seleksi, selanjutnya diangkat oleh Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Daerah sebagai calon guru. Selama 1 (satu) tahun pertama masa kerja, calon guru yang bersangkutan berada dalam status masa percobaan.
  10. Selama menjalani masa percobaan, calon guru dapat diberhentikan apabila dinilai tidak dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik.

B. Kompetensi Pendidik:

  1. Kompetensi Pedagodik
  • Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.
  • Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
  • Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
  • Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
  • Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
  • Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
  • Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
  • Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
  • Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
  • Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
  1. 2. Kompetensi Kepribadian
    Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
    Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
    Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.
    Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
    Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
  2. 3. Kompetensi Sosial
    Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi.
    Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
    Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman social budaya.
    Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.
  3. 4. Kompetensi Profesional
    Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola piker keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
    Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.
    Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.
    Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.
    Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.

Sumber Tulisan: Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Guru

Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-44 Tanggal 8 s/d 11 Juli tahun 2000 di Jakarta “Pedoman Kehidupan Islami Warga Muhammadiyah”

Peraturan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 031PRN/I.0/B/2012 Tentang Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah